Skip to main content

Command Palette

Search for a command to run...

Pathways To Success : Navigating Students Career Preparation

Updated
8 min read
Pathways To Success : Navigating Students Career Preparation

Susunan Kegiatan

  1. Persiapan.

  2. Pembukaan Wakil Dekan I FTIK, Rusnoto, M.Eng.

  3. Pendahuluan MC, Ali Sofyan, M.Kom.

  4. Pendahuluan Moderator, Rizki Prasetyo Tulodo, M.Kom.

  5. Pemateri Cana Paranita, S.AB.

  6. Pemateri Khadziqoh Eko Putri, S.T., M.M.

  7. Pra-Kata Dekan FTIK.

  8. Kesimpulan Moderator, Rizki Prasetyo Tulodo, M.Kom.

  9. Penutup.

  10. Foto Bersama.

Ringkasan Kegiatan

Ada beberapa hambatan yang dihadapi dalam persiapan dan pelaksanaan kegiatan ini, seperti kurangnya koordinasi dan peralatan, serta ruangan yang terlalu panas dan tidak cukup luas untuk menampung semua peserta. Namun, Rusnoto, M.Eng., Wakil Dekan I FTIK, berharap bahwa kegiatan ini dapat memberikan pengetahuan baru kepada mahasiswa tentang dunia kerja. Ali Sofyan, M.Kom., selaku MC, menekankan pentingnya pengetahuan, pengalaman, dan jaringan, serta mempertimbangkan kemampuan interpersonal dalam persaingan kerja. Acara dibuka oleh moderator dengan ice-breaking dan memperkenalkan pembicara, Cana Paranita, S. AB., CEO Level Up Telkom Indonesia. Untuk kegiatan di masa mendatang, disarankan untuk melakukan persiapan yang lebih baik dan maksimal H-1 sebelum kegiatan dimulai.

Cana Paranita, S. AB., pembicara dari Telkom, membagikan pengalamannya dalam mencari pekerjaan dan memberikan pengetahuan tentang dunia kerja saat ini. Dia menekankan pentingnya memiliki keterampilan hidup yang spesifik dan khusus, serta berkomunikasi dengan baik untuk membangun hubungan dan reputasi. Dia juga memperingatkan tentang tantangan yang dihadapi oleh pencari kerja di era digital, termasuk ancaman teknologi yang dapat menggantikan berbagai bidang pekerjaan dan PHK yang terjadi di Telkom. Selain itu, dia menekankan pentingnya memahami diri sendiri dan tujuan karir kita. Dia berharap dapat bertemu kembali dengan audiens di lingkungan kerja Telkom, yang menerapkan suasana Start-Up.

Pembicara Khadziqoh Eko Putri, S.T., M.M, menekankan pentingnya memiliki berbagai keterampilan atau keahlian khusus, serta sifat-sifat seperti komunikasi, keberanian, dan ketidakmenyerahan dalam melamar pekerjaan. Dia juga menekankan bahwa keinginan dan kemauan seseorang sangat mempengaruhi hasil dari perjuangan mereka. Dekan FTIK, Dr. Agus Wibwo, M.T., menambahkan bahwa ilmu tidak terbatas dan bergantung pada keinginan kita. Dia mendorong untuk terus berjuang dalam mewujudkan cita-cita dan keinginan pribadi, serta menggunakan sumber daya yang ada untuk memperkaya pengetahuan dan menambah nilai jual diri.

Rangkaian Kegiatan

  1. Persiapan

Sebagai salah satu anggota yang terlibat dalam panitia di kegiatan tersebut, persiapan yang dilakukan terbilang sangat mendadak dan kurangnya koordinasi terlebih dalam hal perlengkapan.

Walaupun tidak ada brifing secara mendetail dan mendalam, tapi kendala yang dihadapi dapat ditutup dengan “seadanya dan sebisanya saja, jikalau tidak bisa ya jangan dipaksakan”.

Oleh karena hal tersebut, banyak sekali kekurangan yang terjadi saat kegiatan berlangsung, diantaranya suhu ruangan yang terbilang panas, tidak cukup menampung mahasiswa dari 4 angkatan, serta tidak adanya pemikiran solutif terkait permasalahan tersebut. Sehingga ruangan tetap panas dan mahasiswa yang tidak tertampung menjadi pulang atau tidak mengikuti seminar karena merasa tidak ada hal lain yang dapat dilakukan, toh sudah presensi kehadiran. Mungkin kedepannya dapat di kondisikan lebih baik maksimal H-1 sebelum kegiatan berlangsung, agar tidak terjadi kesalahan baik teknis maupun alami dari pengalaman sebelumnya.

  1. Pembukaan Wakil Dekan I FTIK

Dekan Fakultas Teknik dan Informatika tidak dapat hadir di karenakan urusan kerja, maka pembukaan kegiatan ini di wakil-kan oleh Wakil Dekan I FTIK, Rusnoto, M.Eng. Beliau mengatakan bahwa dengan adanya kegiatan ini diharapkan mahasiswa dapat mengetahui wawasan tentang dunia kerja yang sering tidak sesuai dengan kenyataan, sehingga dibutuhkan beberapa keahlian khusus agar dapat mempermudah dalam hal pekerjaan antara lain dengan mengikuti berbagai seminar di banyak tempat baik secara gratis maupun berbayar.

  1. Pendahuluan MC

Karena pemateri masih belum kunjung hadir, maka pihak MC berinisiatif untuk mengisi waktu luang tersebut dengan memberi sedikit pandangan beliau a.n. Ali Sofyan, M.Kom., beliau menyampaikan beberapa poin tentang pentingnya menambah wawasan, pengalaman, serta koneksi sebagai persiapan karir agar memudahkan ketika mencari pekerjaan di masa yang akan datang.

Selain itu beliau juga menambahkan bahwa selain hard skill juga harus mempertimbangkan adanya soft skill karena dalam persaingan kerja terdapat berbagai macam orang dengan banyak latar belakang sehingga memperketat ajang persaingan dari berbagai lulusan pendidikan serta asal daerah.

  1. Pendahuluan Moderator

Setelah menunggu beberapa lama hingga pemateri hadir, kemudian dilanjut pembukaan moderator yang mengawali dengan ice-breaking dalam hal ini mengucapkan yel-yel “UPS, JAYA, JAYA, JAYA” dan “UPS, INOVATIF, ADAPTIF, KREATIF” menanggapi sedikit tentang tema yang akan dibahas yakni “Pathways To Success : Navigating Students Career Preparation” serta menyampaikan latar belakang singkat terkait pemateri yakni Cana Paranita, S. AB., yang merupakan CEO Level Up Telkom Indonesia, Digital HR Specialist Certification, dan Agile Certified Hijrah Coach.

  1. Pemateri Cana Paranita, S. AB

Pertama beliau menyampaikan serta menjelaskan apa itu Telkom, Telkomsel, Anak Perusahaan Telkom, Level Up Start Up, dan kisah dibalik kerja keras dalam memperoleh pekerjaan selama satu tahun mulai dari melamar 20 perusahan per hari, melakukan revisi CV dalam kurun waktu 2 bulan sekali, hingga ditolak saat pertama kali psikotes, kemudian 4 kali ditolak oleh Telkom, dan mengikuti perlombaan Start-Up dari awal sampai dengan menang kejuaraan sehingga dapat menjadi karyawan Telkom melalui jalur khusus.

Beliau juga menyisipkan tips dan trik dalam hal melamar pekerjaan, seperti kesalahan adalah jalan menuju kesuksesan, kalkulasi presentase pemanggilan wawancara yang bergantung CV, mental malu bertanya yang dapat menjadi penyebab utama gagal bekerja, hingga cara seorang HR dalam menilai sikap perilaku seorang pelamar.

Beliau menyampaikan bahwa di zaman sekarang, sudah mulai susah dalam mendapatkan pekerjaan karena semakin sedikit orang yang memiliki life skill khusus dan spesifik sesuai dengan bidang pekerjaan yang dibutuhkan.

Sebagai perbandingan, di tahun 2015-2017 masih banyak sekali perusahaan yang membuka lowongan pekerjaan melalui berbagai macam kegiatan salah satunya berupa job fair. Jika ingin menelisik lebih jauh pada zaman dahulu jauh lebih mudah mencari pekerjaan, karena memang banyak sekali peluang baru akibat semakin berkembangnya revolusi industri, dan karena masih sedikitnya SDM yang dapat memanfaatkan peluang baru tersebut.

Kemudian beliau menunjukkan video tentang perbandingan serta kemungkinan para pencari kerja yang akan terjadi di masa depan, tentu saja saling berkesinambungan dengan perkembangan teknologi dimana hampir semua bidang pekerjaan saat ini terancam akan digantikan oleh teknologi.

Tahun 2023 kemarin, pihak Telkom juga telah melakukan PHK terhadap sekitar 1000 karyawan kontrak yang kehilangan pekerjaannya akibat kemajuan teknologi, dalam jangka waktu dekat juga dikabarkan pihak Telkom akan melanjutkan proyek block chain yang kemungkinan juga akan berimbas pada karyawan yang tidak melanjutkan kontrak kerja atau di PHK.

Selanjutnya beliau menyampaikan tentang pentingnya berkomunikasi, yang dalam hal ini dapat disebut sebagai SKSD atau Sok Kenal Sok Dekat. Dengan melakukan komunikasi secara intens kepada atasan atau rekan kerja, maka akan ada kemungkinan kita akan di ingat dan menambah relasi serta reputasi dalam pekerjaan maupun hubungan pertemanan. Perihal ini dapat membantu kita ketika suatu saat membutuhkan pekerjaan atau urusan spesifik lainnya karena sudah memiliki koneksi ke orang yang tepat.

Walau tidak banyak, tapi memang ada beberapa perusahaan yang dengan sengaja tidak mengumumkan lowongan pekerjaan ke publik dan hanya mengandalkan koneksi internal atau berdasarkan kinerja saat seseorang bekerja magang selama periode tertentu. Apabila memiliki skill dan kompetensi yang baik, maka atasan akan dengan senang hati mengeluarkan surat rekomendasi unutk orang tersebut berdasarkan kriteria dan penilaian subjektif begitu pula sebaliknya.

Terakhir, beliau melakukan interaksi kepada audiens dengan menanyakan siapa diri mereka dan apa keinginan mereka, hal ini selaras dengan pertanyaan “coba jelaskan siapa diri kamu” saat melakukan sesi wawancara perusahaan, sehingga tanpa sadar audiens diajak melakukan diskusi tentang bagaimana cara menjawab “siapa diri saya” dengaan berpatok pada “siapa saya” dan “apa keinginan saya”. Dan beliau berharap agar dapat bertemu kembali saat bekerja nantinya di Telkom, karena memang lingkungan kerja Telkom adalah satu-satunya badan usaha pemerintah yang menerapkan suasana Start-Up, sebagai contoh komunikasi antara atasan dan bawahan seperti dengan teman sejawat, banyak ruangan modern tanpa sekat seperti pantry, kantin, ruang meeting, hingga ruang istirahat atau bermain.

  1. Pemateri Khadziqoh Eko Putri, S.T., M.M

Beliau mengawali dengan rasa bangga memuji kehebatan mahasiswa FTIK dilanjut dengan sedikit ice-breaking. Kemudian, beliau menyampaikan beberapa tambahan dari apa yang sudah disampaikan pemateri sebelumnya, dimana pada saat bekerja memang betul selain harus berwawasan juga harus memiliki berbagai skill atau keahlian khusus serta beberapa sifat wajib seperti komunikasi, berani berbuat, serta pantang menyerah dalam melamar pekerjaan, maka seharusnya akan diberikan jalan kemudahan. Selain itu keinginan atau kemauan seseorang juga sangat mempengaruhi hasil dari perjuangan yang selama ini ditempuh, apabila tidak melakukan dengan kesungguhan hati maka hasil akan senantiasa mengikuti kemauan usaha tersebut.

  1. Pra-Kata Dekan FTIK

Di penghujung acara, Dekan FTIK menyempatkan hadir pada kegiatan ini. Dekan FTIK, Dr. Agus Wibwo, M.T. Menyampaikan beberapa kata singkat tentang manfaat dari seminar bulanan kali ini diharapkan dapat menjadi patokan bagi mereka yang ingin mengikuti program magang di Telkom atau sekedar memanfaatkan wawasan tentang lika-liku pekerjaan dari melamar hingga menduduki jabatan tertinggi.

Selain itu beliau juga menambahkan bahwa ilmu itu tak terbatas dari apa yang tersedia melainkan bergantung dari apa keinginan kita. Sebagai contoh adalah beliau lulusan teknik, tapi tetap mencari berbagai macam ilmu yang beliau sukai secara mandiri atau otodidak antara lain kesenian, musik, hingga perkembangan teknologi.

Beliau berkata bahwa jangan hanya mengandalkan apa yang ada, tapi kita juga tetap dan harus berjuang dalam mewujudkan cita-cita dan keinginan pribadi. Jika memang diberikan uang lebih, maka sebaiknya gunakan uang tersebut untuk memperkaya wawasan diri serta menambah nilai jual dimata atasan, agar bisa mendapatkan pekerjaan yang layak dengan gaji yang setara.

  1. Kesimpulan Moderator

Moderator menyampaikan kesimpulan yang dapat diambil dari pembahasan panjang pada kegiatan seminar bulanan ini. Wakil Dekan I FTIK, Rusnoto, M.Eng., berharap kegiatan ini dapat memberikan wawasan kepada mahasiswa tentang dunia kerja. Pemateri, Cana Paranita, S. AB., CEO Level Up Telkom Indonesia, berbagi pengalamannya dan menekankan pentingnya memiliki life skill khusus, berkomunikasi dengan baik, dan memahami diri sendiri dan tujuan karir. Pemateri lain, Khadziqoh Eko Putri, S.T., M.M, juga menekankan pentingnya memiliki berbagai skill atau keahlian khusus dan sifat-sifat positif dalam melamar pekerjaan. Dekan FTIK, Dr. Agus Wibwo, M.T., menambahkan bahwa ilmu tidak terbatas dan mendorong untuk terus berjuang dalam mewujudkan cita-cita dan keinginan pribadi.

  1. Penutup

Kegiatan ini ditutup oleh MC dan diakhiri dengan foto bersama. Beberapa hari kemudian, Sinar Pagi NEWS Tegal menerbitkan berita Pathways To Success : Navigating Students Career Preparation di situs resminya.


Catatan Kaki

Disusun Oleh :
Sofa Machabba Haeta
Mata Kuliah :
Pengolahan Citra Digital
Dosen Pembimbing :
Hasbi Firmansyah, M.Kom.
Tautan Berkas

Program Studi Informatika S1
Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer
Universitas Pancasakti Tegal
Tegal 2024

More from this blog